Berita Berita BDC Pangandaran
BDC Kembangkan Kelompok Swadaya Kabupaten Pangandaran

BDC Kembangkan Kelompok Swadaya Kabupaten Pangandaran

Menjelang Akhir Tahun Pelaku Usaha masih semangat mengikuti Pelatihan selama 6 hari ini luar biasa.
Nelayan Pangandaran selama ini terbiasa memanfaatkan sumber daya perikanan dengan hanya mengonsumsi produk dasar, mentah (raw material) dari beragam jenis ikan dan makanan laut. Kebiasaan itu sudah berlangsung sejak lama dan turun temurun di berbagai pelosok. Meski ada yang mengolahnya, tapi jumlahnya masih sederhana dan harus ditingkatkan.

Program Kotaku bidang Sosial Ekonomi BDC meyakini pengolahan hasil perikanan akan bernilai ekonomi tinggi. potensi UMKM kelautan dan perikanan untuk berkembang semakin besar sangat terbuka lebar. Namun, sayangnya sampai sekarang UMKM kelautan dan perikanan masih menghadapi permasalahan umum.

“begitu banyak yang sering dihadapi Kelompok Swadaya  Masyarakat kelautan dan perikanan, yaitu masalah pemasaran, permodalan, kompetensi SDM (sumber daya manusia), keterbatasan penguasaan teknologi, dan manajemen,” ungkap Teddy dalam acara Vocasional BDC ke 2 bertema “Pengolahan ikan Segar dan Ikan kering

Untuk meningkatkan produktifitas olahan ikan di Pangandaran mau ikan segar ataupun ikan kering tentu perlu  adanya pelatihan pengembangan pengolahan ikan secara yang baik dan benar untuk itu kami dari program kota tanpa kumuh Kotaku bidang sosial ekonominya yaitu bisnis development Center bdc memfasilitasi kegiatan pelatihan Vocasi tentang pengolahan perikanan ini bersama provider Poltek KP


Kelompok swadaya masyarakat(KSM) nanti diharapkan mampu mengolah ikan segar dan ikan kering supaya berkembang pesat produksinya,kwalitasnya baik, pacagingnya menarik sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat pesisir Pangandaran. Agar semua produksi pengolahan ikan itu  memanfaatkan hasil tangkapan nelayan Pangandaran yang cukup berlimpah,Pemerintah harus terus mendorong pengembangan pengolahan produk kelautan dan perikanan dari Kelompok swadaya masyarakat(KSM) menjadi
kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), karena UMKM berkontribusi besar bagi perekonomian nasional." Sekarang kita suport dari berbagai stekholder seperti program International Council for Small Business (ICSB), Kamar Dagang dan industri Kadin dan Pemda. Ungkapnya.

Pemerintah daerah Pangandaran akan mengoptimalkan pembinaan usaha hasil pengolahan tangkapan nelayan ini untuk mendongkrak pendapatan masyarakat. Selama ini, masyarakat pesisir selatan Pangandaran berprofesi sebagai nelayan yang mengandalkan tangkapan ikan. Mereka setiap hari melaut jika cuaca kondisi baik, dan Untuk itu perlu adanya  peningkatan produktivitas olahan ikan segar menjadi komoditas bentuk lain yang lebih pariatif dan baik maka di pelatihan Vocadional BDC ini lah tempatnya. Ujar dede asda   dalam sambutanya.

Dalam kesempatan yang sama ketua DPRD Pangandaran Asep Nurdin menyampaikan, pihaknya merasa senang ada organisasi seperti BDC yang mau ikut berkontribusi melakukan pembinaan terhadap Kelompok Swadaya Masyarakat KSM di kabupaten Pangandaran. Memang pegolahan ikan yang di lakukan oleh masyarakat seperti ikan Jambal yang sudah di kenal, abon ikan, kerajinan harus ada peningkatan caranya dengan Pelatihan agar menjadikan nelayan maupun rumah tangga nelayan Pangandaran bisa dengan baik menggeluti usaha hasil tangkapan tersebut. Sebab tangkapan nelayan Pangandaran bisa dijadikan bahan pengolahan produksi "Saat ini kerajinan pengolahan ikan tumbuh pesat hingga menjadi puluhan kelompok, katanya. Dia juga mengatakan pemerintah telah membuat uu tentang Perlindungan regulasi umkm supaya pelaku usaha kecil di Pangandaran terlindungi dan berkembang tinggal tunggu perda nya keluar.


Dr. Yaser krisnafi. Pembantu direktur 1 Poltek KP Pangandaran menyampaikan
Kami mengucapkan banyak terimakasih atas kepercayan Kotaku BDC terhadap Poltek untuk memberikan pelatihan vocasi untuk masyarakat dimana kita Nelayan Pangandaran selama ini terbiasa hanya mengolah secara seserhana karena sumber daya masih alakadarnya. Padahal pengolahan hasil perikanan akan lebih bernilai ekonomi tinggi. Kami akan terus mendorong pengembangan pengolahan produk kelautan dan perikanan dari kelompok masyarakar usaha mikro, kecil, dan menengah karena itu komitmen kami. Untuk mengedukasi masalah klasik tadi seperti persoalan pemasaran produk dll. Untuk mengatasinya, tentu harus ada pelatihan untuk mendorong  Kelompok Swadaya Madyarakat menjadi UMKM yang bisa memanfaatkan teknologi digital, Untuk pemasaran, kita harus memanfaatkan jejaring e-commerce yang sudah berkembang baik, dan start up untuk alat distribusi produk 





Berita Berita BDC Pangandaran Lainnya