Berita Berita Bisnis dan UKM
BDC PANGANDARAN JADIKAN BEBERAPA PRODUK MENJADI PRODUK UNGGULAN

BDC PANGANDARAN JADIKAN BEBERAPA PRODUK MENJADI PRODUK UNGGULAN

Pangandaran, SwaraPangandaran.Com – Gula kelapa dan ikan asin didorong menjadi produk unggulan Kabupaten Pangandaran. Dua komoditas tersebut dianggap berpotensi mendongkrak perekonomian masyarakat.

Ketua Business Development Center (BDC) Kabupaten Pangandaran Teddy Sonjaya menyampaikan, untuk mewujudkan cita-cita menjadikan gula merah dan ikan asin sebagai komoditas unggulan, diperlukan rencana dan langkah-langkah strategis.

“Kita dorong produk-produk tersebut untuk memiliki tambahan nilai jual. Gula (kelapa) misalnya, kita banyak, tapi masuk ke daerah lain. Harusnya kita bisa olah juga di sini,” ujar Teddy seusai pembukaan pelatihan BDC Kabupaten Pangandaran di Hotel Sun Inn, Jalan Kidang Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Rabu (24/2).

Sementara ikan asin, menurut Teddy, saat ini ikan asin dari Pangandaran sudah memiliki citra yang baik di pasaran. Produk tersebut, menurut Teddy, harus terus dikembangkan, terutama dari segi pengemasan.

Meski begitu, Teddy menyayangkan, saat ini sebagian ikan asin yang dijual di Pangandaran didatangkan dari daerah lain, entah dalam bentuk bahan baku ataupun produk jadi. Menurut Teddy, hasil tangkapan nelayan Pangandaran harus ditingkatkan.

Senada, Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari juga sepakat bahwa gula kelapa dan ikan asin berpotensi menjadi produk unggulan Kabupaten Pangandaran.

“Produksi gula di Pangandaran sangat banyak.namun masih di produksi seperti gula pada umumnya,kita akan lakukan pengembangan supaya bernilai jual baik,begitu pun Ikan asin kita juga sudah terkenal di masyarakat, tingal pengemasannya masih sederhana,” kata Adang.

Pelatihan Business Development Center (BDC) melibatkan anggota Komite BDC Kabupaten Pangandaran dan Kota Tasikmalaya. Kabupaten Pangandaran dan Kota Tasikmalaya merupakan dua dari 15 kota/kabupaten di Indonesia yang terpilih sebagai percontohan pendirian BDC.

BDC sendiri merupakan lembaga pendampingan bisnis bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) suber red: Andi Nurron





Berita Berita Bisnis dan UKM Lainnya
Tingkatkan Investasi di Jabar telah Membuka Lapangan Kerja dan Turunkan Kemiskinan
Tingkatkan Investasi di Jabar telah Membuka Lapangan Kerja dan Turunkan Kemiskinan
Rabu, 14 September 2016 12:56 WIB
Dalam acara Pembukaan Forum Komunikasi Pelaku Usaha se-Jawa Barat yang berlangsung di Bandung, Rabu (31/8), Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan, posisi Jawa Barat sebagai daerah tujuan utama investasi harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Menurut Deddy, saat ini di Jawa Barat, semakin tinggi tingkat investasi maka kesempatan kerja baru akan semakin terbuka. Dengan itu penduduk yang tadinya masuk dalam kategori miskin karena tidak berpenghasilan tetap bisa mendapatkan pekerjaan dan berpenghasilan tetap, sehingga ke depan mereka dapat memiliki daya beli yang lebih baik. Tujuan dari pembangunan yang ada saat ini untuk mengentaskan kemiskinan dan menghadirkan kesejahteraan rakyat yang lebih merata.
BDC PANGANDARAN ADAKAN PELATIHAN UNTUK PENINGKATAN NILAI PRODUK UMKM
BDC PANGANDARAN ADAKAN PELATIHAN UNTUK PENINGKATAN NILAI PRODUK UMKM
Selasa, 16 Agustus 2016 06:27 WIB
Perkembangan UKM sangat dipengaruhi oleh kondisi makro-ekonomi dan sektor riil. Saat ini makro-ekonomi Indonesia telah membaik. Namun, yang lebih penting adalah kondisi sektor riil wilayah dan juga Pemerintah Daerah. sektor yang berhubungan dengan UKM adalah sektor pariwisata. Semakin baik kondisi perkembangan wilayah dari segi keamanan dan kenyamanan maka UMKM akan meningkat
KADIN Pangandaran Menjaring Wirausaha Baru di Pangandaran, Ayo Mendaftar
KADIN Pangandaran Menjaring Wirausaha Baru di Pangandaran, Ayo Mendaftar
Jum'at, 15 April 2016 19:54 WIB
Pemerintah provinsi Jawa Barat berupaya secara bertahap mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui program dan kegiatan yang langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh semua pihak, hal ini berdasarkan visi pemerintah yang tercantum dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJMD) tahun 2013-2018