Berita Berita BDC Pangandaran
BDC PANGANDARAN GENJOT PRODUKTIFITAS UNGGUL KOPI ROBUSTA PANGANDARAN

BDC PANGANDARAN GENJOT PRODUKTIFITAS UNGGUL KOPI ROBUSTA PANGANDARAN

Bussiness Development Centre (BDC) dan Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) bekerja sama menggelar Pelatihan Vokasional Pengembangan khusus Kopi Pangandaran.  HA IPB Pangandaran menghadirkan Ai Awang Hayati Alumnus Kehutanan IPB, owner Kopi Geulis,  yang telah sukses menduniakan kopi Sumedang ke kancah internasional. 
Pelatihan tersebut digelar di Pangandaran, 9-14 Desember 2019. Menurut Apip Gunawan,  selaku tenaga ahli manajemen keuangan lifelyhood OCE 5 Jawa Barat, pelatihan ini merupakan bagian dari Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) guna meningkatkan taraf sosial ekonomi masyarakat di Pangandaran.
Menurutnya, kerja sama ini dinilai sangat positif mengingat IPB memiliki kapasitas dan integritas yang mendorong kemajuan sektor pertanian dalam arti luas. Khususnya di Pangandaran, Kopi menjadi sektor pertanian yang memiliki potensi yang besar. Hal ini ditandai dengan semakin luasnya perkebunan kopi, kemunculan merek-merek kopi lokal, hingga berdirinya kedai-kedai kopi premium.
“Perkebunan tersebut tersebar di Kecamatan Pangandaran, Sidamulih, Langkaplancar dan Cimerak. Dari luas lahan tersebut, tercatat menghasilkan sekitar 200-250 ton biji kopi (green beans) setiap musim panen,” kata dia seperti dikutip dalam rilis yang diterima Republika.co.id.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Alumni IPB Kabupaten Pangandaran, Agus Teguh  menyampaikan komitmen kuat alumni IPB untuk turut andil dalam pembangunan di Daerah, khususnya dalam pengembangan pertanian. “Ke depan Himpunan Alumni IPB Kabupaten Pangandaran akan bergerak lebih masif lagi sehingga dapat menjadi mitra  pemerintah dalam memajukan pertanian,” ujarnya.
Dalam kesempatan perdana ini DPC HA IPB Pangandaran diamanahkan untuk menyelenggarakan dan mendampingi pengembangan kopi Pangandaran. “Kopi merupakan komoditas pertanian dunia yang menurut kami, Alumni IPB dalam hal ini menjadi  mitra  yang tepat untuk mengembangkan kopi Pangandaran. Dan tentunya tidak hanya kopi, ke depan kami siap dengan pembangunan pertanian dalam arti luas,” ujar Agus Teguh.
Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata dalam sambutannya memberikan respons yang sangat positif. Ia  menyambut baik penyelenggaraan program pelatihan vokasional yang diselenggarakan oleh BDC bersama HA IPB Pangandaran. Menurutnya, sudah saatnya, Pangandaran sebagai kabupaten dengan visi destinasi wisata dunia ditunjang oleh sektor pertanian yang memadai, khususnya  kopi, komoditas lokal yang memiliki daya tarik mendunia.
“Terima kasih BDC dan HA IPB Pangandaran. Sebuah program pelatihan vokasional yang membanggakan.  Semoga program ini sukses dan berlanjut ke pendampingan, sehingga peserta bisa berhasil dan lebih berdaya,“ pungkas bupati Pangandaran.
Pada akhir pelatihan,  salah satu peserta mengaku sangat puas dengan pelatihan vokasional yang diselenggarakan oleh BDC dan HA IPB Pangandaran. Menurutnya,  pelatihan ini sangat berbeda dengan pelatihan lainya yang sifatnya hanya seremonial saja. 
“Pelatihan ini sangat berbeda dengan pelatihan lainya, pelatihan ini nyata tidak seperti pelatihan lainya yang bersifat seremonial dan asal-asalan. Pelatihan in hebat. Terima kasih BDC dan HA IPB Pangandaran,” ungkap Eli Heryana,  salah satu peserta Pelatihan Vokasional Kopi Pangandaran.
Sumber  Republika





Berita Berita BDC Pangandaran Lainnya
Vokasional BDC Pangandaran Di Buka Langsung Oleh Bupati
Vokasional BDC Pangandaran Di Buka Langsung Oleh Bupati
Jum'at, 13 Desember 2019 07:19 WIB
Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan, Masyarakat Pangandaran harus siap bersaing tidak boleh jadi penonton harus jadi tuan di rumah sendiri, apa yang harus di siapan ya pelatihan Vocasional Business Development Center BDC seperti ini yang harus di ikuti kedepan kita akan genjot dan kita dorong program peningkatan pemberdayaan seperti ini,
BDC Pangandaran di kunjung Mahasiswa IKOPIN
BDC Pangandaran di kunjung Mahasiswa IKOPIN
Rabu, 27 November 2019 11:43 WIB
Kegiatan kewirausahaan mahasiwa IKOPIN ini dalam rangka Penguatan materi pengembangan usaha sekala kecil, dimana IKOPIN mempelajari sistem kewirausahaan yang dilakukan oleh Businiss Devlopment Centre (BDC) pangandaran, terutama dibidang produk gula merah atau Gula Kelapa dan pengembangan produk turunanya " Ujar Dr. ir H Wawan Lulus Setiawan MSc .AD Lektor kepala sekaligus pendamping mahasiswa
Kopi Pangandaran Unjuk Gigi di Jabar Lautan Kopi di Gedung Sate
Kopi Pangandaran Unjuk Gigi di Jabar Lautan Kopi di Gedung Sate
Rabu, 13 November 2019 13:31 WIB
Untuk Petani Kopi Pangandaran yang terhimpun dalam APEKI dan para Pelaku Usaha kopi Pangandaran merupakan kesempatan yang cukup baik, ini adalah ajang promosi kopi Pangandaran yang Luasnya hampir 615 H data dunas Pertanian Kab. Pangandaran tapi kopinya entah kemana nah ini lah satnya Pangandaran Tampil, memperlihatkan kopi terbaiknya Ujar Wa Eli Petani Kopi Asal Pangandaran.
Produk Masyarakat Usaha Kecil, UMKM dorong pertumbuhan ekonomi
Produk Masyarakat Usaha Kecil, UMKM dorong pertumbuhan ekonomi
Senin, 04 November 2019 12:21 WIB
Dalam hasil FGD KOTAKU dan Hasil Kajian maka KOTAKU memyampaikan bahwa Pangandaran mempunyai banyak potensi Ekonomi yang luar biasa yang harus di tangani dan di tingkatkan, maka dengan demikian Program Businis Devlopment Centre BDC Pangandaran menginterfensi hal tersebut, kami bersama sama dinas terkait UMKM dan Koprasi, dinas Industri, Dinas Pertanian juga dinas Kesehatan mengkolaborasikan program ini juga kita ajak berbagai pihak seperti Rumah Kreatif BUMN, International Council for Small Business (ICSB) , Bank BJB, untuk turut serta Ujar Teddy