Berita Berita BDC Pangandaran
Owen Pusat Oleh-oleh khas Pangandaran, Dukung Pengembangan Produk Lokal

Owen Pusat Oleh-oleh khas Pangandaran, Dukung Pengembangan Produk Lokal

Pusat Oleh-oleh dan resto Owen Pangandaran yang berada di Jalan Raya Babakan Kecamatan /Kabupaten Pangandaran, menjual berbagai produk makanan lokal Indonesia, terutama produksi dari Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya.

Tempatnya sangat strategis dijalur utama menuju berbagai obyek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran, dengan tempat parkir yang luas bahkan bisa menampung belasan bus besar dan kecil.

Foto : Iwan Mulyadi/ WPFoto : Iwan Mulyadi/ WP

Menurut Rubino, General Manager Owen, produk yang dijual pun beragam dari mulai pakaian, souvenir dan tentu saja beragam oleh-oleh makanan tradisional.

Untuk oleh-oleh hampir didominasi produk makanan tradisional diantaranya ikan asin, opak, aneka keripik, dodol, wajik, harum manis, galendo aneka rasa, peuyeum dan banyak lagi.

Sementara untuk pakaian kebanyakan pakaian untuk beraktifitas di pantai dan hampir seluruhnya bergambar berbagai obyek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran.

“Untuk souvenir kita sediakan produk kerajinan dari Pangandaran dan sekitarnya,”ujar Rubino.

Sedangkan untuk resto, lanjutnya, Owen menghadirkan nuansa tradisional baik bangunan hingga menu makanannya. Disini tersedia menu tradisional bakar ikan dan berbagai masakan seafood khas Pangandaran, yang dapat menampung 700 orang sekaligus.

“Kami menjual berbagai jenis makanan yang hampir seluruh produk yang kami jual merupakan produk asli dari Pangandaran dan sekitarnya,”kata Rubino.

Demi meyakinkan konsumen dengan  produk yang dijualnya, Rubino rutin memutakhirkan setiap produknya di media sosial seperti Instragram dan juga Facebook miliknya.

Menurutnya, Owen sudah lebih dari lima tahun ada di Pangandaran dan saat ini omset dari penjualan terus mengalami peningkatan.

“Semoga penjualan kami akan semakin berkembang, dan juga kedepannya bisa terus tumbuh industri-industri kreatif yang didukung penuh oleh pemerintah agar produk produk lokal Pangandaran terus berkembang,” jelas Rubino.

Hari ini Selasa (20/9) kembali Owen membuktikan kepeduliannya pada pemasaran produk-produk lokal Kabupaten Pangandaran,  melalui kerjasama dengan Business Development Centre (BDC) Pangandaran yang telah melakukan pendampingan kepada para pengrajin gula kelapa di Kabupaten Pangandaran untuk meningkatkan kualitas dan harga jual produknya.

Manager Pengelola BDC Pangandaran An An Ramdhani mengatakan, pengrajin gula kelapa merupakan industri rumah tangga yang cukup menarik untuk di kembangkan ketersediaan air emas (nira) yang melimpah bisa di ambil tiap hari juga mempunyai nilai jual cukup baik serta pasar yang cukup luas.

“Mudah-mudahan kita bisa mengembangkan produksi gula yang sudah terkenal Di Indonesia dan menjadi produk unggulan di Kabupaten Pangandaran,”katanya.

Menurut An an, produksi gula rumahan tersebar di beberapa Kecamatan. Diantaranya Parigi, Cigugur, Langkaplancar, Cimerak dan Pangandaran khususnya di Desa Sidomulyo.

“Sebagian besar warga Desa di Kecamatan tersebut merupakan pengrajin gula kelapa yang begitu potensi, bahkan kerajinan pembuatan gula jawa ini sudah dilakoni hingga turun temurun oleh warganya,”ujar An an.

Hampir sebagian besar gula yang beredar berbahan dasar gula kelapa, karena aroma serta rasa yang khas, sangat cocok untuk menambah citarasa pada makanan, rasa karamel dan pasta yang ada di gula kelapa memang tidak bisa digantikan dengan jenis gula lain seperti gula tebu.

“Alhamdulillah pihak Management Owen memberikan peluang dengan membantu pemasaran produk-produk masyarakat yang telah mendapatkan pendampingan dari kami dalam peningkatan kualitas,”katanya.

An an berharap kerjasama ini akan saling menguntungkan dan produk-produk lokal Pangandaran dapat terus meningkat dan petani gula mendapatkan manfaat lebih dari selisih harga yang di dapat,”pungkasnya. (Iwan Mulyadi/WP)





Berita Berita BDC Pangandaran Lainnya
KETUA DEKRANASDA JAWA BARAT NETTY PRASETIYANI HERYAWAN DI DAMPINGI IBU DEDI MIZWAR IBU IDA JEJE WIRADINATA KUNJUNGI STAN KAB PANGANDARAN DI BALI
KETUA DEKRANASDA JAWA BARAT NETTY PRASETIYANI HERYAWAN DI DAMPINGI IBU DEDI MIZWAR IBU IDA JEJE WIRADINATA KUNJUNGI STAN KAB PANGANDARAN DI BALI
Sabtu, 13 Agustus 2016 20:50 WIB
Dalam kegiatan bertajuk "West Java Night",merupakan rangkaian dari "The Enchanting Handicraft of West Java" atau pameran kerajinan tangan Jawa Barat di Gedung Indonesia Tourism Information Center (ITIC), Jl. Raya Kuta No. 2, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Sabtu malam (23/7/16), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menuturkan bahwa Jawa Barat memiliki berbagai potensi wisata yang menarik dan tak kalah dari Bali
BDC Pangandaran Gelar Workshop Pengelolaan Gula Kepala
BDC Pangandaran Gelar Workshop Pengelolaan Gula Kepala
Minggu, 26 Juni 2016 11:30 WIB
Gula kelapa (Falm Sugar) atau lebih dikenal dengan gula merah atau gula jawa mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita, khususnya untuk masyarakat jawa, gula kelapa banyak dimanfaatkan untuk berbagai makanan dan minuman sehari-hari.
BDC Pangandaran Ikuti Seminar Peluang Pasar Gula Semut dan Asap Cair
BDC Pangandaran Ikuti Seminar Peluang Pasar Gula Semut dan Asap Cair
Selasa, 24 Mei 2016 20:35 WIB
​BDC Pangandaran dalam salah satu programnya adalah mengembangkan produk gula merah menjadi gula kristal/gula semut. para peserta seminar datang dari hampir dari seluruh daerah di indonesia. dimana mereka berlatar belakang pengusah murni, peneliti, pemerintahan, dan juga kelembagaan.
BDC Gelar Diskusi Tentang Optimasi Produk Unggulan
BDC Gelar Diskusi Tentang Optimasi Produk Unggulan
Jum'at, 06 Mei 2016 19:31 WIB
Business Development Centre (BDC) Kabupaten Pangandaran terus melakukan kegiatan, salah satunya adalah kegiatan diskusi ringan untuk mendiskusikan berbagai hal, beberapa waktu yang lalu BDC juga melakukan kegiatan yang sama dengan topik diskusi seputar optimasi produk unggulan daerah.